Ada Passompa Lao Riidi Maneng, Salessurekku.

Selamat datang di blog ini. Tidak dilarang mengutip karangan pemilik blog ini, asalkan tetap mencantumkan alamat blog ini atau mohon pemberitahuan di kotak loket. Tabik ceddek.

Jumat, September 05, 2008

Penyair Menggonggong, Puisiku Tetap Berlalu

Seperti hidup yang memutar nasibku pada rodanya
Demikianlah aku menari cinta di panggung sajak
Tak selalu puitis, sesekali tersaji rujak kata-kata
Dengan sambal yang nyaris hambar, tak menggertak

Biar penyair menggonggong, puisiku tetap berlalu
Sebab puisiku adalah aku, kemauanku, perasaanku
Sedangkan label yang banyak didengungkan hanyalah persepsi
Selera perut yang tak bisa semua kuwakili

Puisiku hanya sebuah cemas akan ketidakpedulian
Pada kesenjangan yang mengasingkan
Jiwa-jiwa dalam keramaian
Dengan makna seadanya, semampunya.
(20 Desember 2007)

0 komentar: