Di simpang jalan itu
Aneka warna meracuni benak
Kita kejar putih yang sejatinya kelabu
Lalu gerimis turun perlahan
Menelan wajah rembulan yang
Mengintip ragu di balik kelopak mata
Dalam perjalanan begitu resah
Gerimis itu menjelma hujan meluap
Hanyutkan semua puisi di mana
Baris-baris menyimpan nama kita
Dan doa yang begitu bening
Apa lagi yang bisa kukenang
Tentang wajah pulau di ujung pelayaran
Jika angin tak lagi sudi
Mengantar rindu yang begitu lama
Menembus seluruh sendi, begitu ngilu
(9 Mei 2008)
Jumat, Mei 09, 2008
Apa Lagi yang Bisa Kukenang
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar